Terkait TPT Desa Sanja, Agus Nainggolan: Kalau Sudah Dibongkar Nanti di Foto Untuk di Dokumentasi

Terkait TPT Desa Sanja, Agus Nainggolan: Kalau Sudah Dibongkar Nanti di Foto Untuk  di Dokumentasi

BOGOR,- Pekerjaan Tembok Penahan Tanah (TPT) Kali Cibeber Kampung Lio Baru, Desa Saja Kec.Citereup yang menelan anggaran sebesar Rp. 702.428.000 (Tujuh Ratus Dua Juta Empat Ratus Dua Puluh Delapan Ribu Rupiah). Proyek ini bersumber dari anggaran APBD Kab Bogor Tahun 2020, dengan masa pekerjaan 60 (Enam Puluh) hari Kalender. Bertindak sebagai pelaksana CV Kenzie Pradana dan konsultan pengawas PT Bennanta Jasindo, dengan No. Tanggal SPMK: 610/E-34.1003.3/TPT-AIR/SPMK/DPUPR, Tanggal 23 Oktober 2020. 

Namun dalam pelaksanaan nya, diduga proyek TPT ini tidak sesuai spesifikasi. Dari pantau team media di lokasi pada tanggal (31/10)-(4/11)-(6/11), terlihat lebar dan kedalaman pondasi diduga tidak sesuai spek. Selain itu, pada badan pasangan terlihat banyak menggunakan batu bulat.  

Pada kunjungan pertama team media ke lokasi pada tanggal 31 Oktober, tidak ada satu pun pihak konsultan pengawas yang bisa di konfirmasi. Selanjut nya pada tanggal 4 November, team media kembali mendatangi lokasi dan bertemu dengan pihak UPT. 

Saat team media mengkonfirmasi ke pihak UPT terkait spesifikasi TPT, Dirinya belum bisa memberikan jawaban karena konsultan pengawas, pelaksana dan Dinas lagi rapat membahas proyek tersebut. Pada tanggal 6 November, kembali team media datang ke lokasi guna mengkonfirmasi secara langsung ke pihak konsultan terkait lebar dan kedalaman pondasi serta penggunaan batu bulat pada badan pasangan. Kembali team media tidak bisa bertemu dengan pihak konsultan pengawas dan pelaksana di lokasi. Sementara perkerjaan terlihat masih terus berlanjut

Ditempat terpisah, Agus Nainggolan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), saat diminta tanggapan terkait pekerjaan TPT tersebut di ruang kerja nya (DPUPR), Senin (2/11) menjelaskan, Terkait hasil pekerjaan TPT Kali Cibeureum, Desa Sanja bahwa Dinas sudah melakukan pengecekan ke lokasi. Pihak nya juga akan melakukan pembongkaran terkait pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.

Saat di cek kebenaran akan dibongkar nya TPT tersebut oleh pihak Dinas terkait, pada tanggal 4 November team media belum melihat hal tersebut. 

Terkait hal tersebut, team media mencoba kembali mengkonfirmasi ke pihak PPK, Agus Nainggolan melalui WhatShap. Dalam keterangan nya melalui WhatShap, Agus Nainggolan menjelaskan bahwa untuk pembongkaran belum dilaksanakan karena rencana kerja tempat lain. 

“ Kalau sudah dibongkar nanti difoto untuk  di dokumentasi kan. Apabila tidak dilakukan, saya tidak akan menghitung yang seharusnya di bongkar,” jawab PPK via Chat WhatShap, Selasa (10/11) pukul 11.58 WIB.

Sambung nya, “ Kita sudah mengarahkan pak sesuai dengan spesifikasi teknis. Di lapangan tentunya ada konsultan pengawas.”

Hingga berita ini diturunkan, team media masih menunggu konfirmasi dari pihak konsultan pengawas.

( LUKY JAMBAK )