Pembangunan Kios PKL di Rest Gunung Mas di Targetkan Desember Selesai

Pembangunan Kios PKL di Rest Gunung Mas di Targetkan Desember Selesai
Lokasi rest area Gunung Mas Puncak Cisarua yang diperuntukan sebagai wilayah wisata di targetkan Desember 2002 selesai.

BOGOR, - Pemerintah Kabupaten Bogor menggelontorkan anggaran sebesar 16 Milyar yang bersumber dari APBD 2020 untuk pembangunan kios yang berada di kawasan rest Gunung Mas Puncak, Kec. Cisarua. 

Pekerjaan yang di mulai pada bulan ini (red-September) sudah berjalan dengan pihak pelaksana PT Japayasaprima Kontruksindo sebagai pemenang tender. 

Pembangunan kawasan pariwisata kuliner ini dibangun di atas tanah 7 H, dengan prioritas di peruntukan bagi PKL yang ada di kawasan wisata Gunung Mas dan berdomisili di Kecamatan Cisarua. Sebelum nya, kawasan ini terkenal dengan wilayah jajanan kuliner. Namun keberadaan mereka yang tidak ditata dengan baik dan rapi, mengakibatkan timbul berbagai permasalahan, antara lain kemacetan. Di karena mereka berjualan di badan/ bahu jalan. 

Untuk itu, Pemkab Bogor dengan berbagai kebijakannya dan sekaligus guna meningkat ekonomi warga masyarakat setempat, membangun kawasan Gunung Mas dengan rapi dan bersih. Nanti nya kios yang berukuran 4x6 per-kopel ini akan diperuntukkan kepada mereka, agar nyaman, tertib dan  bersih dalam berjualan.

Kabid Perdagangan Disperdagin Kab. Bogor, Pendri, kepada awak media Indonesiasatu.id mengatakan, Ada sekitar 516 kios yang di bangun. Selain kios-kios juga dibangun fasilitas lain nya, seperti Masjid, toilet dan area parkir yang cukup luas. Hal ini guna memberikan kenyamanan bagi para pengunjung.

“ Disitu nanti ada kios basah dan kios kering. Yang di maksud kios basah itu kios tempat pencucian wastafel dengan posisi nya di atas. Sementara kios kering yaitu kios yang menjual makanan atau snack, “ terang Pendri.

Lebih jauh Pendri menjelaskan, di lahan 7 H ini ada 3 Instansi yang berperan yaitu, Kementerian PU Bina Marga, Cipta Karya dan Disperdagin Kab. Bogor. Targetnya pembangunan rest area ini selesai di bulan Desember.

Untuk wilayah yang menjadi kewenangan Disperdagin ada 7600 M yang akan di bangun kios-kios pedagang. Saat disinggung terkait pengelolaan parkir, Pendri tidak bisa memberikan komentar. Menurutnya, Disperdagin lebih memfokuskan kepada pembangunan kios pedagang. 

Pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Bogor berharap, dengan dibangun nya kios-kios ini bisa menampung para PKL dan mengurangi kemacetan. Karena daerah Puncak khusus nya terkenal dengan wilayah pariwisata yang cukup di ramai di kunjungi wisatawan luar kota Bogor. Selanjutnya, bisa menarik para investor dari luar untuk menanamkan modalnya di Kab Bogor.

( LUKY JAMBAK )