Pasar Malam di Zona Hijau Terapkan Protokol Kesehatan 

Pasar Malam di Zona Hijau Terapkan Protokol Kesehatan 
Pengunjung diwajibkan mencuci tangan dan memakai masker saat masuk area pasar malam, Selasa (6/10)

SUKABUMI,- Pengelola pasar malam di Kp. Pasir Doton, Desa Pondok Kaso Tengah, Kec. Cidahu menerapkan wajib protokol kesehatan di lokasi area. Hal ini dilakukan guna mendukung kebijakan pemerintah dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, Selasa (6/10/2020).

Panitia pasar malam, Nendi, saat ditemui awak media di lokasi mengatakan, Setiap pengunjung yang masuk ke area selalu kita lakukan pemeriksaan cek suhu tubuh. Selain itu, pengunjung juga diwajibkan mencuci tangan yang di sediakan di pintu masuk area. 

“ Kita mewajibkan kepada pengunjung yang datang untuk menerapkan 3 M (Mencuci tangan, Menjaga jarak, Memakai masker). Bagikan yang tidak menggunakan masker, pihak pelaksana memberikan secara gratis. Dan warga yang suhu nya di 37 °C kita tidak izin kan masuk ke area, kami minta untuk balik pulang dan istirahat dirumah,” ujar Nendi.

Kepada para pedagang juga, lanjut Nendi, kita wajibkan menyediakan tempat cuci tangan dan sabun, serta jaga jarak antar pengunjung di dalam stand (tempat jualan).

Untuk diketahui, para pelaku UMKM Pasar Malam dan pemilik wahana hiburan rakyat keliling ini hampir 6 bulan tidak bisa membuka usaha. Pasca keluar nya Maklumat Kapolri, izin keramaian tidak dikeluarkan. Ini sebagai langkah pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

Hingga akhirnya Maklumat Kapolri dicabut, dan diberikan kelonggaran bagi UMKM untuk beraktivitas di Zona Hijau dengan penerapan protokol kesehatan dan, selalu berkoordinasi bersama Satgas Covid-19 di wilayah masing-masing.

Di masa Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, Pemerintah dengan berbagai kebijakan dan aturannya tengah gencar nya melakukan pemutusan penyebaran Covid-19. Namun di satu sisi, roda perekonomian tidak boleh terhenti dan harus tetap berjalan. Salah satu nya pelaku UMKM yang notabene nya urat nadi ekonomi rakyat.

Untuk itu, Pemerintah memberikan kelonggaran kepada pelaku UMKM yang berada di zona hijau melakukan usahanya, dengan penerapan protokol kesehatan yaitu menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker (3M).

Sementara untuk wilayah yang masuk zona kuning dan merah, tidak dibolehkan untuk melakukan aktivitas keramaian. 

Di tempat terpisah, Ketua Persatuan Pengusaha Pasar Malam Indonesian (P3MI) Pusat, Agus Chandra, S.E, dalam keterangan kepada awak media menjelaskan, Kita dari pimpinan P3MI Pusat selalu menghimbau dan meminta kepada anggota nya yang berjumlah 180 ribu dan tersebar di seluruh Indonesia untuk selalu mengikuti aturan dari Satgas Covid-19 di wilayah. 

“ Kami juga meminta kebijakan dan perhatian khusus dari Pemerintah kepada kami pelaku UMKM yang bergerak di bidang wahana hiburan rakyat keliling dan pasar malam, agar mereka bisa membuka usaha kembali demi menghidupkan keluarga.” pungkas nya.

( LUKY JAMBAK  )