Ikatan Istri Karyawan Perhutani Majalengka Memanfaatkan Sampah Jadi Rejeki

Ikatan Istri Karyawan Perhutani Majalengka  Memanfaatkan Sampah Jadi Rejeki
Penimbangan Sampah untuk di Uang kan

MAJALENGKA (Jawa Barat)- Rabu (23/09/2020), bertempat di Aula graha kantor  Perhutani Majalengka Ikatan Istri Karyawan Perhutani (IIKP) Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Majalengka melaksanakan kegiatan memilah sampah organik dan non organik. Ini menjadi sesuatu yang bermanfaat.  Bertempat di  Lapak Mulya Sejati desa Pasir Muncang kecamatan Panyingkiran kabupaten Majalengka , Selasa (22/09). Acara ini merupakan  Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Gerakan BUMN, IIK Perhutani adalah gerakan bersama yang merupakan bentuk ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia agar setiap individu bisa bergerak bersama untuk lebih peduli mengurangi produksi sampah dan mengelola sampah harian dengan baik.

Ketika di Wawancarai oleh  JNI Jabar
Ketua IIKP Cab. KPH Majalengka, Ibu Tika Mustikawati menyampaikan " pemilahan sampah organik dan non organik di lingkungan kantor  Perhutani Majalengka. Dari kegiatan ini memperoleh pengetahuan bahwa sampah bisa diolah dan banyak manfaatnya" kata Tika.

" bila dilakukan dengan sungguh-sungguh. seperti sampah organik limbah dapur bisa dijadikan pupuk cair dengan pembuatan yang sangat sederhana, untuk menyuburkan tanah pada tanaman dengan adanya GIB dan WCD diharapkan ibu-ibu dapat mempraktekan pembuatan sampah limbah dapur dirumah masing-masing atau dilingkungan sekitarnya" imbuhnya.

Tika juga menambahkan selain sampah organik ada juga sampah anorganik seperti sampah platsik, kertas, kardus, botol plastik akua bisa dijual untuk menambah pendapatan keluarga juga dengan memanfatkan limbah anorganik lingkungan akan menjadi bersih dan asri.

Ibu Enok pemilik Lapak Mulya Sejati yg diwawancarai lewat telpon memaparkan memanfaatkan limbah sampah rumah dan lingkungan menjadi lebih bermanfaat.

Enok  menjelaskan  " bagi kita sampah yang bisa dimanfaatkan diantaranya sampah organik dan sampah non organik, sampah tersebut akan bernilai dan bermanfaat untuk menambah penghasilan keluarga, sampah dikumpulkan menurut jenisnya dan disetorkan ke Lapak, dicatat dan bisa diuangkan sesuai dengan jenis sampah dan berat sampahnya " pungkasnya. (AW,)