Diet Plastik, Go Green

Diet Plastik, Go  Green
Produk Den Bagoes Art Wear berupa Tas pengganti Plastik. Dengan Tulisan Diet Plastik Go Green

PANGANDARAN (Jawa Barat)- Ketika kita bicara soal pariwisata yang  di otak adalah dua hal yang sangat kontradiktif . Hal pertama adalah uang dan keuntungan dari hasil penjualan jasa dan produk pariwisata, yang kedua adalah sampah atau limbah dari kegiatan Pariwisata. Itulah yang di katakan Den Bagoes Art Wear pemilik Gallery  Batik lukis yang beralamat di Pantai barat Jl. Bulak laut Pasar Wisata Pangandaran, Sabtu (26/9/202).

Ketika di sambangi Media Indonesia Satu di Gallery nya, Agus yang peduli pada kepariwisataan Kabupaten Pangandaran dan lingkungan ini sedang Sibuk dengan Cat lukisnya. 

Degan sikapnya yang ramah dan santun  Agus menyambut kami dan mulai bercerita tentang kegiatannya saat ini. Agus menjelaskan mengenai Produk terbarunya yaitu Tas Peduli lingkungan.

Agus menjelaskan " Kami sengaja membuat tas dari bahan kain dengan ornamen Lukisan Daun dan ranting pohon dengan tulisan I M Not A PLASTIC BAG , GO GREEN , ini merupakan pesan moral dan kepedulian pada lingkungan " katanya.

" Sebagai Seniman saya mengajak semua orang untuk tetap menjaga lingkungan terutama dari limbah plastik. Limbah Plastik merupakan sampah yang sangat sulit terurai, sehingga hancurnya sampah plastik bisa berpuluh puluh tahun " imbuhnya.

Agus berharap semoga Pemerintah Kabupaten  Pangandaran Khususnya dan Jawa Barat umumnya , Lebih Konsentrasi pada Dampak dari kegiatan Pariwisata ini. 

" Penggunaan Kantong Plastik di lokasi wisata bisa di kurangi, bila di mungkinkan Dinas Instansi terkait bisa melakukan kerjasama dan  Sosialisasi  di Setiap Tol gate dan Hotel untuk memberikan Himbauan terkait DIET PLASTIK GO GREEN ini " imbuhnya.

" Kami Sebagai Seniman Batik Lukis Siap membantu Pemerintah untuk mensukseskan Pariwisata Kabupaten Pangandaran menjadi Tujuan Pariwisata Internasional " pungkasnya..(Nang Surya)